Memahami Ketentuan Dividen Bebas Pajak di Indonesia

26 Juni 2024 oleh
Memahami Ketentuan Dividen Bebas Pajak di Indonesia
Rina Arista Putri

Investasi saham merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan kekayaan, dan salah satu keuntungannya adalah penerimaan dividen. Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham yang diberikan oleh perusahaan. Namun, penerimaan dividen sering kali dikenai pajak penghasilan (PPh), yang bisa mengurangi keuntungan bersih investor. Di Indonesia, terdapat ketentuan khusus yang memungkinkan dividen bebas pajak dengan syarat-syarat tertentu. Artikel ini akan membahas ketentuan dividen bebas pajak di Indonesia, serta manfaat dan cara memanfaatkannya.

Dividen bebas pajak adalah dividen yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri yang tidak dikenai pajak penghasilan (PPh) dengan memenuhi syarat-syarat tertentu yang diatur oleh pemerintah. Ketentuan ini bertujuan untuk mendorong reinvestasi dividen dalam negeri, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.


Dasar Hukum

Ketentuan mengenai dividen bebas pajak diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan dan peraturan turunannya, termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18/PMK.03/2021. Peraturan ini memberikan landasan hukum yang jelas mengenai syarat dan tata cara mendapatkan dividen bebas pajak.


Syarat-Syarat Dividen Bebas Pajak:

  1. Sumber Dividen : Dividen yang diterima harus berasal dari penyertaan modal pada perusahaan dalam negeri lainnya atau keuntungan dari saham yang tercatat di bursa efek dalam negeri.
  2. Reinvestasi : Dividen yang diterima harus diinvestasikan kembali di Indonesia dalam bentuk tertentu yang diatur oleh pemerintah dalam jangka waktu paling lambat 2 tahun setelah dividen diterima. Bentuk investasi yang diterima meliputi penyertaan modal pada perusahaan lain, investasi dalam bentuk infrastruktur, surat berharga negara, atau bentuk investasi lain yang diatur oleh pemerintah.


Beberapa jenis investasi yang dapat dilakukan dengan dividen bebas pajak, berikut jenis-jenis investasi yang diterima, meliputi:

  • Penyertaan modal pada perusahaan lain.
  • Investasi dalam bentuk infrastruktur.
  • Investasi dalam surat berharga negara.
  • Bentuk investasi lain yang ditetapkan oleh pemerintah.


Wajib pajak yang menerima dividen bebas pajak harus melaporkan penerimaan dan investasi dividen tersebut dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh Badan. Selain itu, wajib pajak harus melampirkan dokumen pendukung yang menunjukkan bahwa dividen telah diinvestasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini penting untuk memastikan bahwa wajib pajak memenuhi semua syarat dan tetap berada dalam koridor hukum.

Jika wajib pajak tidak memenuhi syarat investasi kembali, dividen yang diterima akan dikenai PPh sesuai dengan tarif yang berlaku. Selain itu, sanksi administratif juga dapat dikenakan jika terdapat keterlambatan atau ketidakpatuhan dalam pelaporan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa semua syarat dipenuhi dan pelaporan dilakukan dengan benar. Adapun manfaat dari dividen bebas pajak, sebagai berikut:

  • Mendorong Reinvestasi dalam Negeri: Dengan ketentuan dividen bebas pajak, pemerintah mendorong investor untuk menginvestasikan kembali dividen mereka dalam negeri, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.
  • Insentif bagi Investor: Ketentuan ini memberikan insentif bagi wajib pajak untuk meningkatkan penyertaan modal pada perusahaan dalam negeri, sehingga dapat membantu meningkatkan kapasitas dan kinerja perusahaan.
  • Maksimalisasi Keuntungan: Investor dapat memaksimalkan keuntungan mereka dengan memanfaatkan dividen bebas pajak, asalkan mereka memenuhi syarat investasi kembali yang ditetapkan.


Memahami ketentuan dividen bebas pajak di Indonesia sangat penting bagi investor yang ingin memaksimalkan keuntungan mereka. Dengan memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, investor dapat menikmati dividen tanpa harus membayar pajak penghasilan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui reinvestasi dalam negeri.

Jika Anda membutuhkan bantuan dalam memahami dan memanfaatkan ketentuan dividen bebas pajak, perusahaan AMZ adalah mitra yang tepat. AMZ menyediakan layanan konsultasi pajak yang komprehensif untuk membantu Anda mematuhi peraturan perpajakan dan memaksimalkan manfaat pajak. Dengan dukungan profesional dari AMZ, Anda dapat memastikan bahwa semua aspek perpajakan Anda dikelola dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hubungi AMZ sekarang dan optimalkan strategi investasi Anda dengan konsultasi pajak yang terpercaya.

Memahami Ketentuan Dividen Bebas Pajak di Indonesia
Rina Arista Putri 26 Juni 2024
Share post ini
Label